Cbox

Cbox
 [Get a Cbox] refresh 
help · smilies · cbox

Welcome

My Playlist


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Selasa, 22 Maret 2011

SM*SH

1. Personel Boyband SM*SH Cuek Dianggap Kurang Jantan

Boyband memang dianggap sebelah mata saat kini. Terkesan kurang jantan. Apa lagi, mengingat dominasi grup band di blantika musik Indonesia. Tapi personel SM*SH,boyband yang digawangi tujuh cowok ganteng, itu tetap percaya diri. 

"Sampai sekarang, pro dan kontra pasti ada. Tapi kita sih, tanggepin lebih santai aja. Toh, kita nggak merugikan orang lain. Kita cuma mau berekspresi aja. Kita lebih talk less do more aja deh," kata Morgan, satu di antara tujuh personel SM*SH, 

Mendengar anggapan boyband kurang jantan itu, personel SM*SH sudah biasa. Tetapi mereka tidak mau ambil pusing. Bagi mereka, yang penting terus berkarya. Untuk itu, mereka juga acap kali mendengarkan musik yang dibawakan grup band di Indonesia.

"Kita sudah biasa. Sekarang fokusnya bikin suatu yang baru, kita usung genre pop dance. Untuk band-band di Indonesia sekarang, kita juga dengerin kok, menurut kita itu bagus, jadi nggak usah saling mencela," tegas Morgan.


2. SM*SH Berat Diongkos

Demam boy band seperti saat kelompok musik SM*SH datang tidak akan menggusur dominasi band pop Melayu seperti ST 12 dan Wali di blantika musik Indonesia. Sebab, boy band tersebut akan tertahan karena ongkos prosuksi yang tinggi.

"Kalau untuk menggeser dominasi musik pop Melayu, saya kira susah. Mereka (SM*SH), belum mampu mencipta lagu-lagu sendiri. Berarti, cost produksi untuk album mereka akan tinggi sekali dibanding dengan ST12 yang bisa mencipta lagu-lagu sendiri," ujarnya pengamat musik Bens Leo di ujung telepon.

Seperti diketahui, lanjut Bens, boy band tersebut menyanyikan lagu-lagu recycle. Untuk itu, mereka harus membeli lagu-lagu. Dan itu mahal sekali. Mereka juga harus membeli aransemen yang biayanya juga cukup mahal.

Belum lagi, selera pasar yang saat ini cenderung mengarah kepada musik pop Melayu. Mereka akan menemui kesulitan untuk meraih dominasi tersebut. "Band sekarang kuat di musik Melayu," serunya.

Karena itu, Bens Leo pun menyarankan supaya SM*SH mulai menciptakan lagu sendiri untuk menekan cost yang tinggi itu.


3. SM*SH Tak Ingin Disebut Kemayu

Kesan Boyband yang biasanya diisi oleh cowok-cowok kemayu yang memperhatikan dandanan mereka. Namun Dicky, Morgan, Reza, Bisma, Rangga, Ilham, Rafael, atau lebih dikenal dengan nama SM*SH, membantah jika mereka kemayu.

"Kita hanya bawa diri, style harus diperhatikan. Nggak setuju kalau SM*SH di sebut kemayu. Itu tuntutuan profesi. Sehari-hari nggak dandan, pake kaos, celana pendek, bisa aja kok,"ujar Rafael, di
Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Kamis (17/2/2011)

Hanya dalam waktu beberapa bulan saja, SM*SH dengan single hit andalannya, I Heart You, sudah bisa membuat nama mereka terkenal di tanah air. Hal itu pun membuat SM*SH terkejut dengan pamor mereka sebagai artis baru.

"Nggak nyangka. Awalnya itu SM*SH dibuat nggak bener-bener serius bikin, ini ide dari manajemen. Kemudian di coba, keluar di youtube respon dalam satu minggu langsung bagus. Mungkin karena di indonesia, boy band itu jarang," jelas Rafael.

Selain dipuja, boyband Sm*sh juga tak luput dari hinaan. Boyband asal Bandung ini kerap dihina sebagai 'banci' karena penampilan dan gaya bernyanyi mereka.

Meski begitu, Sm*sh yang beranggotakan Morgan (20), Rafael (24), Rangga (23), Bisma (20), Reza (16), Dicky (17) dan Ilham (15) tak lantas lemah dengan segala kritikan itu. Malah, Sm*sh menganggap hinaan itu sebagi cambuk.

"Sampai sekarang pro dan kontra pasti ada. Tapi kami sih santai saja. Toh kami tidak merugikan orang lain, cuma mau berekspresi saja. Kami lebih talk less do more saja deh," kata Morgan mewakili Sm*sh,

Buktinya, meski dikenal sebagai artis baru, namun popularitas Sm*sh luar biasa. Setiap penampilan Sm*sh kini memancing histeria dari para penggemar Sm*sh.

"Kami sudah biasa. Sekarang fokusnya bikin suatu yang baru, kami usung genre pop dance. Untuk band-band di Indonesia sekarang, kami juga dengerin kok, menurut kami itu bagus, jadi nggak usah saling mencela," sambung Morgan.

4. SM*SH, Berani Tampil Beda!
Di awal 2011 nama grup SM*SH semakin santer dibicarakan publik karena kemunculannya yang unik dan berbeda di seluruh media Tanah Air. Apakah SM*SH akan menjadi pelopor tren Korea pop di Indonesia?

SM*SH (dibaca: SMASH) yang merupakan kepanjangan dari Six Man As Six Heroes (enam orang sebagai enam pahlawan) adalah sebuah boyband yang digawangi Morgan Oey, Rangga Dewamoela S, Rafael, Dicky M Prasetya, Reza Anugrah, Muhammad Ilham Fauzi, dan Bisma Karisma.

SM*SH adalah sekelompok anak muda yang ingin berbagi kegembiraan dan perasaan lewat musik dan penampilan.

Mereka terdiri dari sekumpulan remaja yang sedang berada di puncak usia produktifitas mereka, yang ingin selalu mengekspresikan diri dan menyampaikan isi hati mereka ke dunia. Mereka mengajak semua teman dan siapa saja untuk saling berbagi perasaan, menumpahkan keluh kesah, memancarkan perasaan jatuh cinta, dan sama-sama bergembira.

SM*SH bernyanyi sambil menampilkan koreografi dance yang riang, khas anak muda. Mereka peduli dengan penampilan, senang mencoba berbagai penampilan anak muda modern, sambil tetap menjaga realita.

Menurut Dochi Sadega, sang pentolan band pop punk, Pee Wee Gaskins, "Secara musikal para personil SM*SH tipikal orang yang nurut dengan boss mereka. Mereka cuma Puppet (boneka) saja. Mereka mengincarawareness publik, karena orang Indonesia tidak terbiasa dengan yang namanya inovasi".

Dochi mengakui kalau mereka bukan golongan alay, "Baju mereka mahal-mahal lho, belum tentu para alay dapat membeli merk baju yang digunakan oleh para personel SM*SH. They're just puppets! yang pasti para personel SM*SH sudah mikirin risikonya begitu mereka sign kontrak, dan mereka nurut mau disuruh apa saja".

Walaupun banyak kontroversi akibat kemunculannya dan dianggap plagiat oleh beberapa kalangan, namun SM*SH berhasil meracuni remaja dengan nomor hits mereka bertitel I Heart You.

Videoklip I Heart You telah diunggah di situs video Youtube sejak 4 Oktober lalu, dan hingga saat ini, berhasil menarik perhatian 851,795 pemirsa yang mengunjungi video tersebut.

"Mereka cuma mau ambil konsep Korea aja, dan gimana reaksi penikmat musik Indonesia dengan konsepboyband Korea kayak gini. Not so bad kok. Indonesia terlalu kebanyakan nge-judge. Melayu salah, temaboyband bubblegum salah. Ayo dong, ilangin sikap-sikap kayak gitu. Mari belajar menghargai orang kalau kita mau dihargai. Beri kesempatan bagi mereka yg mau berkarya. Kalo diliat di korea sendiri banyak kok sesama boyband yang agak-agak plagiat," jelas Sarrahpark, seorang pengguna situs Youtube, yang mengomentari video I Heart You di situs berbagi video tersebut.

Akun Twitter resmi SM*SH (@SMASHBLAST) pun setiap hari semakin bertambah follower-nya. Hingga saat ini jumlah follower SM*SH pada akun Twitter resmi mereka telah mencapai 23,399 pengikut.

Bahkan SM*SH telah membuka akun Twitter alternatif untuk para penggemar mereka masing-masing di daerah Pare-pare (@SMASHPARE), Jateng (@SMASHJATENG), Jatim (@SMASHJATIM), hingga Depok (@SMASHBLASTDEPOK).

Begitu juga dengan yang terjadi di halaman resmi Facebook SM*SH. Beragam pujian dan dukungan positif singgah di halaman Facebook resmi mereka.

Menurut Ling Diska, salah seorang facebooker, "Smash band...Keren bgt...Mudah 'n slalu d'hti..."

Lalu dengan Nicky Gokilz, salah satu pengguna Facebook lainnya, "I Love u SMASH".

Kemudian Erika Dameria Sinambela menambahkan, "i wiLL aLways Love you sMasH ..."

Akan tetapi, nama grup SMASH bukan hanya milik Morgan dkk saja. Di Inggris, ada sebuah band yang juga menggunakan nama SMASH.

Smash (atau dikenal dengan S * M * A * S * H) adalah trio punk rock yang berjaya pada awal 1990-an di Inggris. Smash dibentuk oleh Ed Borrie (vokal, gitar), Alessi Salvatore (bass), dan Rob Den Haag (drum) di Welwyn Garden City di Hertfordshire, Inggris.

Sound Smash layaknya seperti sound band-band punk dan New Wave Inggris di akhir 1970-an dan awal punk 1980-an. Insan pers musik Inggris sangat antusias dengan Smash yang menurut mereka serupa dengan band-band seperti Echobelly, Sleeper, Compulsion, dan These Animal Men.


Lirik Lagu Sm*Sh Senyum Dan Semangat

sempat ngerasa sedih karna sering di-bully

pernah jadinya malu karna dicibir mulu
bukannya ku tak mendengar kata-kata yang kasar
bukannya ku tak peduli semua caci dan maki
*
senyumanku tak akan pernah luntur lagi
singing all day long
semangat ku tak akan pernah patah lagi
dancing all night long

gak ada lagi keki, ada kamu di hati
hidup cuma sekali, marilah kita happy
awalnya ku tak menyangka dapatkan senyum darimu
akhirnya ku bahagia menari kita bersama

senyumanku tak akan pernah luntur lagi
singing all day long (singing all day long)
semangatku tak akan pernah patah lagi
dancing all night long [5x]

[rap]
tak peduli ku di-bully, omongan lu gue beli
cacian lu gue cuci dengan senyuman prestasi
tak pernah ku malu karna cibiranmu
ku jadikan motivasi untuk maju
no more mellow say no to galau
no more ... say no to fear

let's dance together all night long [4x]

senyumanku tak akan pernah luntur lagi
singing all day long
semangat ku tak akan pernah patah lagi
dancing all night long

senyuman ku tak akan pernah luntur lagi
singing all day long
semangatku tak akan pernah patah lagi
'cause you bless me up

Tidak ada komentar:

Posting Komentar