Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan turun di Pra-Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011 terancam akan kehilangan Irfan Bachdim. Dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (7/1), pelatih Alfred Riedl mengatakan, ia hanya akan menggunakan pemain dari klub yang diakui FIFA dalam timnas U-23 ini. Pernyataan Riedl itu membuat posisi Irfan Bachdim dan sejumlah pemain dari klub Liga Primer Indonesia (LPI) yang mengikuti seleksi Pra-Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011 menjadi semakin tidak menentu. "Ini sangat mudah. Pemain yang memperkuat klub yang tak diakui FIFA tidak akan bisa bermain di tim nasional. Kalau Irfan akhirnya dicoret, ya sudah. Saya akan kehilangan Irfan. Tapi itu bukan masalah bagi saya," ujar Riedl. Riedl menegaskan, ia tidak bisa diintervensi dalam menjalankan tugasnya. Ia siap dipecat jika ada yang tak senang dengan sikapnya tersebut. Yang terbaik Mengenai pemain seleksi yang kini banyak diikuti pemain dari klub-klub Eropa, pelatih asal Austria ini memastikan hanya akan memanggil pemain terbaik. Riedl meyakinkan kalau asal klub tak memengaruhi pemilihan pemain, karena hanya yang bagus yang dipilihnya. Jumat (7/1) pagi WIB, Riedl memulai latihan seleksi tahap pertama untuk tim Pra-Olimpiade yang akan bertanding melawan Turkmenistan. Sebanyak 19 pemain sudah mengikuti latihan, termasuk tiga pemain klub asing, James Zaidan Saragih, Syamsir Alam, dan Andrea Bittar. Setelah menjalani menjalani seleksi pertama, Riedl belum mau memberi penilaian terhadap calon anggota skuadnya. "Saya tidak mau menilai dulu, yang penting pemain yang bagus saya ambil," katanya. |
Senin, 10 Januari 2011
Timnas Terancam Kehilangan Irfan Bachdim
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar